Cara Terbaik Untuk Mendapatkan Uang dari Blog Baru


Memiliki sebuah blog memang sangat menyenangkan karena bisa menumpahkan semua uneg-uneg yang ada di kepala dan menuliskan serta mempublikasikannya. Jika blog sudah memiliki banyak artikel dan dibanjir pengunjung, maka bisa memanfaatkannya sebagai sarana untuk menghasilkan uang melalui internet. Ada beberapa cara agar blog bisa menghasilkan uang, yaitu menulis review, iklan dan affiliate.

Sebenarnya masih banyak cara lainnya untuk bisa menghasilkan uang dari blog, dengan memasang link atau menjadikannya sebagai toko online. Namun bagi blog baru yang masih memiliki sedikit pengunjung, sebaiknya menempuh cara sebagai affiliate dan toko online. Hal ini karena penghasilan yang akan didapatkan lebih maksimal daripada menjadi publisher iklan ataupun memasang link.


Cara Terbaik Untuk Mendapatkan Uang dari Blog Baru Berumur 1 Sampai 3 Bulan


Sebuah blog baru agar bisa memiliki banyak pengunjung memang membutuhkan proses yang lama dalam pembuatan artikel serta mengoptimasinya. Hal ini karena blog baru juga susah menempati halaman utama Google karena masih sulit dirayapi mesin pencari. Tentu saja posisi artikel blog juga sulit untuk ditemukan pengunjung sehingga postingan hanya memiliki puluhan pembaca setiap hari.

Setidaknya memerlukan waktu 3 sampai 6 bulan agar blog bisa dibanjiri ratusan pengunjung dan mengoptimasinya dengan benar. Namun blog baru juga memiliki potensi untuk menghasilkan uang dari internet walaupun hanya dengan puluhan pengunjung. Cara terbaik untuk mendapatkan penghasilan dari blog baru yang berusia 1 sampai 3 bulan dengan menjadikannya sebagai blog review dan toko online.
Cara Terbaik Untuk Mendapatkan Uang dari Blog Baru

1. Blog Review Untuk Affiliasi
Blog yang memiliki tulisan tentang review sebuah produk ataupun jasa memang lebih berpotensi untuk menghasilkan uang, meskipun dengan sedikit pengunjung. Caranya yaitu dengan bergabung menjadi member salah satu website yang menyediakan layanan affiliasi e-book seperti situs Ratakan dan lainnya. Selanjutnya membuat artikel tentang informasi dan manfaat dari e-book yang dijual pada situs affiliasi.

Tentu saja banyak sekali jenis e-book yang bisa direview sehingga membuat pengunjung mengetahui informasi dan manfaat dari produk yang ditulis. Penghasilan dari e-book memang besar dan setiap penjualan akan mendapatkan komisi antara 25% sampai 75%. Rata-rata harga e-book yang dijual berkisar antara 100 hingga 300 rupiah dan pemilik blog bisa menghasilkan 50ribu dari satu produk.

Teknik penjualan melalui blog memang lebih potensial karena para pembeli bisa mengetahui sedikit informasi dan manfaat produk yang ditawarkan. Setiap blogger bisa menyelipkan link penjualan produk ditengah dan diakhir tulisan. Selain itu, bisa memasang banner yang mengarahkan link menuju website pemilik produk dan para pengunjung bisa membelinya sehingga pemilik blog mendapatkan komisi.

Jika blog memiliki 100 pengunjung setiap hari dan berhasil menjual 1 atau 2 produk, maka penghasilan yang didapatkan antara 50 sampai 100 rupiah. Tentu saja penghasilan yang didapatkan terhitung besar bagi blog baru yang memiliki sedikit pengunjung. Perolehan komisi dari penjualan e-book lebih besar jika dibandingkan dengan pemasangan iklan melalui Google Adsense dan PPC lainnya.

2. Blog Untuk Toko Online
Para pemilik blog baru bisa menjadikan situsnya sebagai toko online dan membuat artikel tentang informasi dan manfaat produk yang akan dijual. Tentu saja para pembaca bisa lebih yakin dengan produk yang akan dibeli jika mendapatkan informasi detail mengenai barang yang akan ditawarkan. Pemilik blog juga bisa membuat artikel copy writing yang mengarahkan pengunjung agar tertarik dan membelinya.

Sebagian besar produk yang dijual melalui internet memiliki penghasilan 20% dari harga aslinya dan pemilik blog bisa menawarkan barang diatas 100ribu. Tentu saja dari penjualan barang dengan harga diatas 100ribu bisa menghasilkan keuntungan dari 20ribu sampai 50ribu. Komisi yang didapatkan cukup besar dan blog juga masih bisa menghasilkan penjualan walaupun dengan sedikit pengunjung.

Jika memiliki 100 pengunjung setiap hari, maka memiliki potensi untuk menjual produk dari 10 pembeli yang tertarik setelah membaca artikel. Namun tulisan yang dibuat haruslah memiliki bobot sebagai artikel yang mampu membuat para pengunjung tertarik dan membeli dengan penawaran barang. Komisi yang didapatkan memang tergolong besar bagi blog baru dengan sedikit view dan trafik puluhan pengunjug.

Komisi Dari Adsensecamp.com PPC Lokal


Bagi para blogger yang ditolak Google Adsense ketika mengajukan blognya memang menyakitkan dan bisa membuat frustasi. Namun program penghasilan publisher iklan melalui blog masih banyak dan bisa dijadikan alternatif untuk memperoleh uang dari blog dengan PPC. Salah satu situs penyedia PPC dari Indonesia adalah Adsencecamp yang bisa dijadikan sebagai sarana menghasilkan uang melalui blog.

Penghasilan yang diberikan memang tidak sebesar Google Adsense, namun para pemilik blog bisa memperoleh banyak uang jika mampu memaksimalkannya. Hal ini karena pihak Adsencecamp memiliki beberapa metode yang bisa menghasilkan banyak uang bagi para publishernya. Potensi penghasilannya juga tidak kalah dari Google Adsense jika bisa memanfaatkan semua program yang ditawarkan.

Beberapa Program Penghasilan dari Adsencecamp.com


1. PPC
Memasang iklan PPC pada blog merupakan program penghasilan yang banyak diikuti para publisher Adsencecamp. Hal ini karena situs PPC lokal ini memang menerima blog dengan mudah dan seleksinya juga tidak ketat seperti Google Adsense. Para Blogger tanah air bisa memanfaatkannya untuk menambah penghasilan dari blog dengan memasang iklan jenis teks maupun gambar di halaman artikel.

Adsensecamp juga memiliki beberapa ukuran iklan teks yang bisa digunakan para publisher ketika memasang link promosi pada awal, tengah dan akhir artikel. Selain itu, terdapat ukuran teks iklan besar yang bisa dipasang pada setiap halaman utama yang muncul. Penempatan iklan pada halaman utama memang bervariasi, ada yang diatas dan dipinggir agar mudah terlihat para pengunjung blog.

Ada pula jenis iklan gambar atau banner yang bisa dipasang pada tampilan halaman paling atas maupun bawah serta tepi kanan dan kiri. Tentu saja pemasangan iklan harus membuat para pengunjung merasa nyaman dan tidak mengganggu mereka ketika membaca artikel. Pemasangan iklan teks maupun gambar harus bisa menyesuaikan lebar blog agar proporsional dan terlihat nyaman di mata pengunjung.

Program penghasilan yang didapatkan dari pemasangan iklan PPC atau Pay Per Click yaitu para pemilik blog mendapatkan komisi ketika pengunjung melakukan klik iklan. Penghasilan dari setiap klik iklan memang bervariasi karena tergantung dari keyword atau kata kunci iklan yang dibidik. Penghasilan terbesar dari klik iklan antara lain untuk promosi bisnis online, produk fashion, kesehatan dan lainnya.

Pihak Adsencecamp juga memberikan program penghasilan CPM atau Cost Per Mile untuk iklan yang telah terlihat 1000 pengunjung. Tentu saja bagi blog yang memiliki pengunjung diatas 500 perhari akan mendapatkan komisi besar dan bisa dijadikan sebagai penghasilan utama. Apalagi jika blog memiliki ribuan pengunjung setiap hari, tentunya penghasilan yang akan didapatkan tidak kalah dari blogger lain.
komisi dari Adsensecamp.com PPC Lokal
2. Review
Selain program penghasilan dari PPC, pihak Adsencecamp juga memiliki peluang untuk menambah komisi jika blog memiliki artikel yang berkualitas. Para blogger bisa mengajukan diri untuk menjadikan blognya sebagai sarana untuk review sebuah produk atau jasa. Pihak Adsencecamp akan meninjau setiap blog yang didaftarkan dan akan menyetujui jika situs memenuhi persyaratan pihak pengelola.

Memang tidak semua blog bisa mengikuti program review ini karena seleksinya sangat ketat dan hanya situs yang memiliki artikel-artikel NLP saja yang bisa diterima. Tentu saja para blogger harus memiliki keahlian copywiting dan tentunya artikel yang dibuat khusus untuk penawaran produk agar bisa terjual. Penghasilan yang akan didapatkan dari program reviews produk atau jasa ini memang sangat besar.

Setiap blogger yang mengikuti program reviews bisa menghasilkan banyak uang dan bahkan dalam satu minggu penghasilannya hampir sama dengan iklan PPC sebulan. Tentu saja pihak Adsencecamp hanya memilih kandidat yang memiliki kualitas copywriting karena pemberian gajinya sangat besar. Hal ini karena pihak Adsencecamp tidak mau mengecewakan para advertiser yang telah membayar mahal.

3. Affiliasi
Sebagai situs penyedia iklan PPC, ternyata Adsencecamp juga memiliki program penghasilan lainnya yaitu affiliasi. Para publisher bisa mendapatkan komisi jika berhasil mengajak seorang blogger untuk menjadi member dan memasang iklan. Tentu saja hal ini adalah peluang besar bagi para blogger dan bisa dijadikan sebagai penghasilan tambahan selain PPC dan Review bagi para publisher Adsencecamp.

Selain itu, para blogger juga bisa mendapatkan komisi jika berhasil mengajak advertiser atau pengusaha yang akan mengiklankan produknya. Komisi yang akan didapatkan para publisher memang sangat besar jika mampu menggandeng para pengusaha untuk pasang iklan. Para blogger bisa melakukan promosi dengan memasang banner pada blog atau situs serta media sosial untuk mencari para advertiser.

Tips Optimasi Iklan Adsense Agar Lebih Relevan


Adsense merupakan program advertisement atau periklanan milik Google yang dapat memberi keuntungan jika dicantumkan pada suatu halaman website. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat- saat ini banyak orang maupun perusahaan berlomba-lomba membangun situs website . Baik itu yang bersifat menghibur, inspiratif, maupun informatif.

Semua ini dilakukan agar banyak pengguna internet tertarik untuk berkunjung ke stus website tersebut. Semakin banyak pemgunjung yang datang pada situs tersebut, maka situs akan menjadi halaman yang menjanjikan untuk para pemasang iklan yang tertarik untuk berkolaborasi dengan pemilik situs.

Kolaborasi antara si pemilik situs dengan pemasanng iklan tersebut memanfaatkan program periklanan dari Google yaitu Google Adsense yang sudah disebutkan tadi. Jika kerjasama terjadi, maka ada beberapa peraturan periklanan yang Google berikan. Biasanya semua berkaitan dengan kesepakatan bagi-bagi untung dan keamanan situs.

Seiring berjalannya waktu, konten website akan di update demi meningkatkan angka statistik pengunjung yang tentunya menambah pendapatan pemilik situs dari Google Adsense. Namun tidak semua iklan yang telah dipasang dapat berfumgsi semestinya. Malahan ada beberapa situs memiliki tingkat pengunjung yang statis atau bahkan menurun. Mengapa bisa demikian? Berikut ini akan dijelaskan cara mengoptimalkan iklan Google Adsense di website anda.
Tips Optimasi Iklan Adsense Agar Lebih Relevan

Tips Andalan Agar Iklan Adsense Lebih Relevan


Pendapatan dari Google Adsense tidak serta merta kita dapatkan saat pertama kali website telah dibuat. Membangun website yang dapat menjadi sumber pendapatan merupakan perjuangan seperti membangun image webste itu sendiri. Google Adsense akan dipasang jika konten website tersebut menarik dan banyaknya pengunjung yang persentasenya stabil dari waktu ke waktu. Pemasangan iklan memang menguntungkan. Namun jangan sampai menganggu isi konten yang di butuhkan oleh pengunjung.

Di sisi lain, konten pun perlu diperhatikan. Konten website merupakan alasan pengunjung datang. Demikian juga dengan pihak Google dalam memasang iklan pun akan memantau konten dalam suatu situs web. Persyaratan isi konten biasanya juga menjadi pertimbangan pihak Google Adsense. Konten yang unik dann positif biasanya akan menarik minat Google yang memantau statistik pengunjung website dari kejauhan. Saat website memenuhi syarat yang diajukan Google, maka situs di monetisasi untuk pemasangan iklan Google Adsense.

Pemasangan Iklan perlu memerhatikan beberapa hal berikut agar hasil pendapatan anda lebih relevan.

1) Membangun website hanya untuk iklan Adsense
Pastikan website yang sedag anda rintis dikhususkan hanya untuk di isi iklan Google Adsense. Apabila terdapat iklan lain selain dari Google Adsense, maka dapat mengurangi pendapatan website anda. Pennghasilan tidak terfokus pada iklan Adsense dan malah terbagi dengan iklan lain saat pengunjung melakukan klik.

2) Pertimbangkan tempat pemasangan iklan
Coba pertimbangkan lokasi yang strategis untuk pemasangan iklan. Tempat dimana para pengunjung website anda berpotensi untuk melakukan klik pada iklan. Cobalah memasang iklan dibawah artikel website anda. Biasanya setelah pengunjung membaca artikel menarik dari website anda, maka akan melihat iklan tepat dibawah artikel. Kemungkinannya besar iklan tersebut akan mendapatkan klik yang sah.

3) Maksimalkan format Iklan
Salah satu faktor yang menjadikan pendapatan Google Adsense relevan adalah dengan memperhatikan ketentuan ukuran iklan yang telah ditentukan oleh Google pada email anda. Advertiser pada umunya memasang iklan dengan ukuran 300 x 250--336 x 280 dan 300 x 600 juga 250 x 250. Pentingnya mengikuti ketentuan Google tersebut dipastikan dapat berdampak baik untuk meningkatkan pendapatan Google Adsense anda.

4) Pastikan loading website ringan
Salah satu menjadi penghambat iklan Adsense tidak relevan yaitu karena loading web terlalu berat dan akhirnya lemot. Faktor yang satu ini juga menjadi saran Google kepada pemilik website. Kesuksesan website juga ditentukan karena kecepatan loading. Jika loading berat dan lama, maka pengunjung akan malas melihat-lihat website kita apalagi melakukan klik pada iklan Adsense, Malahan pengunjung akan berpindah ke website yang lain.

Apabila loading website cepat dan ringan maka website akan bertengger di barisan pertama, halaman pertama pada mesin pencarian. Pengunjung juga akan cenderung melakukan klik pada website di halaman pertama Google. Solusi agar website menjadi ringan yaitu dengan menggunakan tema website yang tidak memakan kapasitas halaman web. Gunakanlah tema yang sederhana dan tidak memberatkan proses memuat halaman saat di klik, tema ini biasa dikenal dengan sebutan fast responsive theme for adsense. Setidaknya web akan cepat berproses dan menampilkan iklan Adsense dengan sempurna.

Pastikan anda terus menggali informasi seputar Google Adsense. Sebab dunia marketing di internet tidak sebatas tulisan yang sudah anda baca di atas. Masih banyak faktor-faktor lain yang bisa meningkatkan pendapatan iklan Adsense selain mengoptimasi iklan menjadi lebih optimal. Jadi, jangan hanya terfokus pada satu masalah saja.

Cara Membuat Unit Iklan Google DFP


Kepanjangan dari DFP adalah Double Click for Publisher. Ini merupakan platform penayangan iklan, yang sekaligus juga bisa memudahkan pengelolaan iklan tersebut. DFP ini merupakan salah satu alternatif terbaik yang bisa dipilih oleh para penerbit iklan adsense yang belum mempunyai akun adsense non hosted.


Syarat Agar Bisa Menggunakan Google DFP


Pada dasarnya, DFP merupakan aplikasi atau tool online gratis yang memang disediakan oleh google. Fungsi dari DFP ini adalah untuk memfasilitasi para penerbit iklan supaya mereka bisa mengelola iklannya dengan lebih baik lagi. Aplikasi ini bisa langsung digunakan dengan cara mengunjungi halaman utama DFP terlebih dahulu.

Namun sayangnya, tidak semua penerbit iklan, yang kemudian bisa kita sebut sebagai publisher ini bisa memanfaatkan aplikasi tersebut. Mengapa demikian? Karena ada 2 syarat yang harus mereka penuhi supaya mereka bisa mengakses fasilitas google DFP ini. Adapun kedua syarat yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Sudah menjadi penerbit iklan atau publisher Google Adsense, entah itu akun adsense hosted ataupun adsense non hosted

2. Proses login ke halaman utama DFP menggunakan email serta password yang sama dengan yang Anda gunakan ketika mengakses akun adsense Anda tersebut
Cara Membuat Unit Iklan Google DFP

Cara Mudah Membuat Unit Iklan Google DFP


Jika Anda sudah memenuhi kedua syarat yang telah disebutkan di atas, maka Anda sudah bisa membuat unit iklan Google DFP. Membuat unit iklan Google DFP ini sebenarnya mudah, namun, jika Anda masih belum tahu mengenai hal ini, Anda bisa memperhatikan sekaligus mengikuti langkah-langkah yang ada di bawah ini:

1. Silahkan Anda masuk atau login ke dashboard DFP, dan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, gunakan email dan password adsense milik Anda saat login seperti ini

2. Setelah Anda berhasil login ke dashboard DFP, silahkan Anda lakukan pengaturan zona waktu, negara berikut dengan mata uang yang Anda inginkan, kemudian langsung klik Yes sebagai tanda bahwa Anda setuju dengan ketentuannya

3. Jika sudah, Anda bisa langsung pilih menu Inventory, kemudian klik Ad Units lalu pilih New Ads Unit untuk membuat unit iklan yang baru

4. Di sini Anda perlu membuat iklan dengan cara mengisikan kode dan juga nama iklan yang dimaksud, lengkap dengan keterangan sekaligus juga ukuran iklan. Begitu Anda sudah selesai mengisi semua form yang ada di New Ad Unit ini, Anda bisa langsung klik Save

5. Begitu Anda selesai menyimpan data iklan tadi, Anda bisa klik Inventory lagi, kemudian klik nama iklan yang baru saja Anda buat, lalu pilih Generate Tags

6. Setelah Anda memilih Generate Tags, Anda akan melihat adanya 2 kolom yang berisikan kode. Silahkan Anda copy scripts yang ada di kolom pertama, kemudian paste-kan di blog Anda dengan posisi di bawah <head> namun sebelum </head>

7. Kemudian untuk kolom yang kedua, silahkan Anda copy juga lalu paste-kan di tempat iklan yang Anda inginkan

Jika Anda sudah selesai dengan semua langkah-langkah di atas, hal yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah menunggu iklan tersebut muncul. Bila ternyata iklan malah tidak muncul, Anda perlu mengecek kembali apakah tempat Anda mem-paste kode scripts tadi sudah benar ataukah belum. Jika ternyata belum, Anda perlu membenahinya.

Maka dari itu, supaya Anda tidak perlu bekerja dua kali seperti ini gara-gara iklannya tidak muncul, Anda harus teliti saat menempatkan kode tadi. Jika kode ini sampai salah, akibatnya ya bisa seperti itu, iklan tidak akan muncul.

Jenis Iklan yang Dikelola DFP


Ada 3 jenis iklan yang bisa dikelola oleh DFP ini, yang pertama adalah Iklan Google Adsense. DFP bisa membantu mengelola iklan Google Adsense tersebut supaya kinerjanya bisa lebih baik dengan cara memilih iklan yang relevan tetapi juga mempunyai nilai konversi klik yang tinggi sehingga pendapatan publishernya meningkat.

Jenis iklan yang kedua adalah Other Add Network. Sama seperti sebelumnya, DFP juga lebih memprioritaskan iklan yang nilai konversinya lebih tinggi sehingga pendapatan publisher bisa meningkat.

Adapun jenis iklan yang ketiga adalah iklan Mandiri yang berasal dari para advertiser. Jadi, DFP juga mempunyai fasilitas yang berguna untuk menginventaris iklan mandiri yang Anda punya, mengelola gambar, video atau banner masing-masing iklan yang bersangkutan dan lain-lain yang berkenaan dengan iklan.

Apa itu Google DFP Small Business?


DFP (DoubleClick for Publisher) Small Business dianggap sebagai solusi yang pas untuk penayangan iklan yang dihosting. DFP ini merupakan semacam tool atau aplikasi online, yang bisa dimanfaatkan kaitannya dengan pengelolaan inventori iklan yang hendak ditampilkan di situs Anda.

Sedangkan kata Small Business di sini merujuk pada penggunaannya. DFP ini bisa digunakan secara gratis hingga batas jumlah impresi tertentu. Namun, meskipun ada batasan seperti itu, ini sudah lebih dari cukup bagi kebanyakan pelaku bisnis oline kecil-kecilan.

Contoh Kondisi yang Memanfaatkan Bantuan DFP


Supaya lebih paham mengenai DFP ini, coba posisikan diri Anda dalam beberapa kondisi yang ada di bawah ini:

1. Anda menggunakan Adsense, lalu pada saat yang bersamaan pula Anda menerima iklan dari pengiklan lain secara langsung

2. Anda melakukan kerjasama dengan sejumlah jaringan periklanan yang berbasis CPM, tetapi Anda hanya berkehendak untuk menampilkan iklan yang nilai CPM-nya paling tinggi

3. Anda hanya ingin menampilkan iklan tertentu saja, misalnya Anda hendak menampilkan suatu iklan bagi visitor yang dari Indonesia, sedangkan bagi visitor asing Anda bisa menggunakan iklan yang lainnya

4. Menampilkan banner untuk mempromosikan situs Anda yang lainnya

Berbagai kondisi di atas itu bisa Anda atur dengan menggunakan bantuan DFP secara mudah.
Apa itu Google DFP Small Business

Syarat Supaya Anda Bisa Menggunakan Google DFP Small Business


Meskipun DFP adalah tool atau aplikasi gratis yang online, tetap saja ada syarat-syarat yang harus Anda penuhi supaya Anda bisa menikmati produk Google yang satu ini. Syarat tersebut ada 2, dan itu akan dijabarkan dalam poin berikut ini:

1. Anda telah menjadi penerbit iklan Google Adsense. Syarat ini adalah sebuah keharusan, jadi jika Anda belum memenuhi syarat ini, Anda tidak bisa menggunakan tool DFP. Sebaliknya, jika Anda sudah terdaftar di dalam Google Adsense, baik itu yang hosted ataupun yang non hosted, maka Anda memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menggunakan tool ini.

2. Anda harus masuk ke dashboard DFP dengan menggunakan email dan juga password yang terdaftar di akun Adsense tersebut. Itulah mengapa syarat yang pertama adalah sebuah keharusan yang harus Anda penuhi

Memulai Penggunaan DFP Small Business


Seperti syarat yang telah disebutkan sebelumnya, Anda tidak akan bisa menggunakan DFP jika Anda belum mempunyai akun Google Adsense. DFP ini merupakan hal yang sangat berkaitan dengan program Adsense.

Kita misalkan saja begini, jika Anda belum mempunyai inventori iklan yang berasal dari pihak ketiga, maka Anda bisa menampilkan iklan yang dari Adsense sebagai gantinya. Bahkan untuk lebih jauhnya lagi, Anda bisa membuat iklan Adsense tersebut bersaing dengan inventori iklan yang milik Anda sendiri.

Begitu Anda sudah mempunyai akun Adsense, maka Anda hanya perlu login ke DFP saja, nantinya akun Anda yang untuk Adsense tadi akan dikaitkan secara otomatis ke sana.

Tetapi, sebelum Anda mulai mengotak-atik di akun DFP tersebut, pastikan bahwa setelan jaringannya sudah benar ya, karena begitu Anda selesai membuat pesanan pertama Anda, Anda sudah tidak bisa mengubah setelan ini, khususnya untuk mata uang dan zona waktu.

Untuk mengatur ulang setelan ini, Anda bisa login ke DFP langsung, kemudian di sana silahkan Anda klik Admin lalu pilih Setelan Global. Selanjutnya silahkan Anda pilih zona waktu dan juga mata uangnya. Setelah selesai, Anda bisa langsung klik Save atau Simpan.

Kelebihan yang Ditawarkan oleh DFP


1. Fasilitas yang ada di DFP lengkap, sehingga Anda sangat dimungkinkan untuk melakukan pengelolaan iklan sekaligus menampilkannya di situs Anda

2. Fasilitas lengkap yang dimiliki oleh DFP juga memudahkan Anda dalam penggunaan antarmuka, alur kerja serta manajemen iklan yang Anda kehendaki

3. Segalanya sudah didukung oleh Google sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir

4. Google Adsense bisa diintegrasikan di DFP Small Busines sehingga Anda masih bisa mendapatkan berbagai keuntungan lain sebagai berikut:
a. Pilihan format iklan yang beragam
b. Anda semakin memiliki peluang untuk mendapatkan akses ke iklan yang bayarannya paling tinggi
c. Pendapatan Anda bisa meningkat

Kelebihan Keuntungan dan Kekurangan Adsense


Kata Adsense mungkin sudah tidak asing lagi bagi telinga Anda, bahkan mungkin juga Anda sudah mengetahui pengertiannya itu apa. Namun, apakah Anda sudah paham mengenai kelebihan, keuntungan serta kekurangan Adsense itu sendiri?

Jika belum, Anda sebaiknya mempelajarinya mulai sekarang, terutama jika Anda berniat memonetisasi situs yang Anda kelola dengan ads network yang satu ini. Pengetahuan seperti ini penting Anda ketahui sebagai bahan pertimbangan apakah Adsense memang cocok untuk Anda ataukah tidak.


Kelebihan Adsense


1. Untuk mendapatkan income, Anda tidak perlu melakukan penjualan, karena yang Anda butuhkan hanya klik yang terjadi pada iklan yang tampil di situs Anda

2. Bila Anda memiliki situs lebih dari satu, Anda tidak perlu melakukan pendaftaran lagi, karena sekali saja Anda diterima menjadi penerbit iklan atau publisher, maka Anda sudah bisa menerapkannya pada situs yang lain, asalkan situs tersebut juga sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pihak Adsense

3. Kelebihan Adsense yang lainnya adalah tidak ada batasan mengenai jumlah situs

4. Dibandingkan dengan ads network yang lain, Adsense bisa kita katakan sebagai yang nomor satu dalam hal potensi nilai pendapatan

5. Anda dimungkinkan untuk menyaring bahkan memblokir iklan yang tidak Anda inginan untuk tampil di situs Anda

6. Jika Anda mau, Adsense ini bisa Anda sandingkan dengan program afiliasi. Namun dalam hal ini, perhatikan bagaimana kebijakan pihak Adsense ya, terutama dalam hal penempatan link afiliasi, supaya Anda tidak terkategori melanggar peraturan Adsense

7. Laporannya lengkap dan mudah untuk dipahami

8. Sangat mudah sehingga cocok bagi pemula

9. Adsense akan memilihkan iklan dan pengiklan yang terbaik untuk Anda, sehingga Anda pun bisa fokus dengan artikel atau content saja

10. Anda hanya perlu memasang kode sekali saja, nanti Adsense yang akan mengurus sisanya, sehingga Anda tidak akan direpotkan dengan pemilihan iklan untuk masing-masing halaman

11. Adsense akan memilihkan Anda iklan yang relevan dengan niche situs Anda

12. Untuk menjadi penerbit iklan atau publisher Adsense, Anda tidak akan dikenai biaya karena pendaftarannya gratis

13. Kode iklan mudah untuk diterapkan

14. Jumlah iklannya banyak

15. Pembayarannya tepat waktu

16. Sangat mudah untuk bergabung dengan Adsense. Kalaupun ada yang mengatakan ini sulit, maka ada kemungkinan dia tidak benar-benar memahami kebijakan serta ketentuan Adsense sehingga saat pengajuan dia ditolak.

Sangat disarankan, sebelum Anda melakukan pendaftaran Adsense ini, pastikan terlebih dahulu bahwa dalam situs Anda tidak ada yang namanya artikel atau gambar yang Anda copy dari situs lain tanpa ada izin dari pemiliknya, supaya peluang Anda disapprove lebih besar
33. Kelebihan Keuntungan dan Kekurangan Adsense

Keuntungan Menjadi Publisher Adsense


1. Anda bisa mendapatkan penghasilan yang optimal karena Adsense akan memberikan service berupa saran terkait hal tersebut

2. Anda hanya bertugas membuat konten yang bagus karena masalah iklan dan lain-lain akan diurus sendiri oleh Adsense

3. Iklan yang muncul di situs Anda adalah iklan yang sehat yang tidak berpotensi merusak atau membahayakan perangkat yang digunakan oleh pengunjung situs Anda, dengan begini pengunjung tidak akan merasa kapok untuk berkunjung lagi ke situs Anda

4. Kerja keras Anda dalam membuat konten yang berkualitas akan dihargai dengan baik oleh Adsense

5. Sebagai penerbit atau publisher iklan, Anda akan mendapatkan perlindungan dari Adsense dari aneka macam kegiatan yang bertujuan merusak reputasi sang pemilik akun Adsense

6. Anda akan dimudahkan ketika menerima pembayaran

7. Jika Anda mendaftar akun Adsense US, Anda akan mendapatkan nilai klik yang pastinya lebih besar jika dibandingkan dengan akun Indonesia


Kekurangan Adsense


1. Anda tidak akan tahu seberapa besar pendapatan yang akan Anda terima, karena Adsense hanya menyebutkan soal pembagian hasilnya saja. Adapun pembagian hasil ini terdiri dari 68% untuk Adsense yang for content. Sedangkan untuk Adsense yang for search sebesar 51%

2. Anda tidak diperbolehkan untuk menyebarkan informasi pribadi, sesuai dengan apa yang tertera dalam halaman Syarat dan Ketentuan Standar Adsense, khususnya pada poin yang nomor 7, yang intinya adalah bahwasanya Anda setuju untuk tidak mengungkap informasi rahasia Google tanpa adanya persetujuan yang tertulis dari pihak Google

3. Anda tidak akan mengetahui iklan yang manakah yang nilainya paling rendah sehingga mau tidak mau Anda harus menerima kehadiran iklan tersebut

4. Laporan yang diberikan oleh Adsense masih kurang lengkap, karena di laporan inipun Anda tidak akan mendapatkan informasi mengenai iklan yang manakah yang diklik secara detail, ataupun dari keyword yang mana asal mula klik tersebut

5. Setelah Anda melakukan pendaftaran, ada kemungkinan Anda harus menunggu dalam waktu yang lumayan lama untuk verifikasinya. Ini yang banyak dikeluhkan oleh blogger yang bahkan setelah mereka menunggu selama 1 bulanpun, pihak Google masih belum memberikan kejelasan mengenai approve tidaknya

6. Pencairan baru bisa dilakukan setelah saldo mencapai jumlah minimal, yaitu 100 USD

Cara Menjaga Akun Adsense Agar tidak Ter banned


Google punya cara tersendiri untuk menilai apakah pemilik akun Adsense berbuat curang atau tidak. Tindak kecurangan tersebut bisa dengan mudah dideteksi oleh Google, cepat atau lambat dengan sistem canggih yang dinamakan dengan propretiary.

Propretiary yang dimaksudkan disini adalah Google akan merahasiakan metode ataupun teknik yang mereka gunakan untuk mendeteksi adanya kecurangan ketika bermain Google Adsense, sehingga baik Anda maupun orang lain tidak akan tahu bahwa sebenarnya Google telah mengetahui semisal Anda bermain curang.

Begini Cara Menjaga Akun Adsense supaya Tidak Dibanned

Cara Menjaga Akun Adsense Agar tidak Ter-banned
Supaya akun Anda tidak kena banned yang bisa berdampak pada hangusnya pendapatan Anda, Anda perlu memperhatikan beberapa poin di bawah ini:

1. Apabila Anda sudah mendapatkan kode Adsense yang bisa dipasang, sebaiknya Anda jangan mencoba untuk mengedit ataupun memodifikasinya. Anda harus tahu bahwa Google bisa mendeteksi perbuatan yang semacam itu dan akhirnya akan mem-banned akun yang bersangkutan

2. Jangan pernah menyisipkan kode spyware pada situs Anda. Jangan pula memasang adware yang bisa membuat pengunjung menginstall program malware ketika mereka membuka situs Anda. Jadi, pastikan bahwa situs Anda bebas dari yang namanya virus

3. Jangan memasang banyak pop ups, karena keberadaan pop ups akan membuat halaman situs Anda tertutupi, sehingga navigasi bisa menjadi tidak jelas. Kalau perlu, jangan pasang pop ups sama sekali

4. Jangan pernah mencoba meng-klik iklan Adsense sendiri sekalipun Anda menggunakan computer lain. Perbuatan ini adalah perbuatan ‘terlarang’ yang banyak dilakukan oleh blogger pemula, dan hasilnya apa? Akun Adsense mereka di banned

5. Jangan meminta orang lain, teman ataupun keluarga untuk mengklik iklan di situs Anda sekalipun Anda hanya berniat iseng saja. Jangan pula menampilkan label ataupun gambar yang intinya mengajak pengunjung untuk mengklik iklan tersebut

6. Biarkan trafik datang sendiri dengan cara alami seperti dari search engine ataupun sosial media, jangan gunakan cara curang seperti bot atau software yang berfungsi meningkatkan trafik

7. Jangan pula ikut dalam program traffic exchange, dimana program ini akan meminta penggunanya untuk saling mengunjungi situs sehingga trafiknya bisa naik

8. Iklan Adsense ini harus dibuka di halaman yang sama, sehingga sangat disarankan untuk Anda tidak mengklik iklan tersebut di tab yang baru

9. Jangan membuat akun Adsense lebih dari satu, karena satu akun itu saja sudah lebih dari cukup untuk diterapkan di beberapa situs sekaligus.

10. Jangan lakukan boom klik, artinya adalah jangan melakukan klik yang berlebihan, karena boom klik inilah yang menjadi faktor utama akun Adsense dibanned

11. Seimbangkan antara klik dengan page view, karena jika klik tersebut banyak berasal dari Page View, ini memperbesar kemungkinan akun Adsense Anda dibanned

12. Sebaiknya jangan terlalu sering mengecek akun Adsense Anda, terutama jika penghasilan Anda sudah banyak, karena ini akan membuat Google menaruh curiga kepada Anda

13. Perhatikan kondisi CTR di akun Adsense Anda, bila masih stabil, artinya masih berada dalam kisaran 2% sampai dengan 5%, maka Anda bisa tenang. Tetapi apabila sudah abnormal, yakni 20% ke atas, maka siap-siap saja akun Adsense Anda dibanned

14. Apabila CTR memang sudah terlanjur tinggi, sebaiknya Anda lepaskan saja iklan Adsense dari situs Anda untuk sementara waktu, silahkan Anda pasang kembali bila CTR sudah stabil lagi

15. Jangan memasang iklan melebihi batas yang telah ditentukan oleh Adsense

16. Lakukan pemfilteran terhadap komentar sebelum Anda menerbitkannya. Jangan terbitkan komentar yang mengandung kata atau kalimat yang tidak sesuai dengan aturan Adsense

17. Jangan mengisi situs Anda dengan artikel hasil copy paste

Memang Google tidak akan serta merta mem-banned begitu saja akun Adsense Anda, melainkan mereka akan memberikan semacam peringatan terlebih dahulu. Bila ternyata kemudian Google masih menemukan adanya tindak kecurangan ini, siap-siap saja akun Anda kena banned selamanya.

Disamping berbagai cara supaya akun Adsense tidak dibanned seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, yang lebih penting lagi adalah pahami dan ikuti Adsense Program Policies. Jika Anda berpegang teguh pada peraturan tersebut, maka sudah pasti Google akan menghargai Anda dengan tidak mem-banned akun Anda.