Bolehkah Memasang Adsense dari Akun Berbeda pada Satu Halaman?


Pertanyaan klasik dari para blogger terkait Adsense kerap kali muncul. Salah satunya perizinan pemasangan iklan dari beberapa akun AdSense pada satu halaman yang sama. Awalnya ada larangan keras memasang 2 atau 3 iklan sekaligus dalam satu halaman blog. Tetapi aturan tersebut diubah oleh pihak Google yang secara langsung memberi sinyal perizinan.

Para pemilik blog atau website boleh memasang 2 – 3 iklan dalam 1 halaman, asal sudah mendapat izin dari pemilik iklan bersangkutan. Pemasangan beberapa iklan AdSense sendiri sebenarnya ada maksud dan tujuan tertentu, seperti bentuk apresiasi untuk referensi blog. Beberapa blog sengaja menautkan semua AdSense yang ikut berkontribusi pada penulisan blog tersebut.

Bagi anda yang masih bingung apa sebenarnya AdSense, mungkin penjelasan singkat ini bisa cukup membantu. AdSense adalah bentuk kerjasama kemitraan yang disponsori oleh Google untuk media periklanan dengan media yang sudah ditentukan. Mereka yang sudah terdaftar pada kemitraan Google bisa menautkan iklan yang tersedia pada laman website maupun blog yang dimiliki.

Untuk menjadi anggota Google AdSense tidaklah begitu sulit, anda bisa mendaftar secara perseorangan. Nantinya pihak Google akan melakukan konfirmasi dan menentukan iklan serta materi mana yang bisa dipasang pada laman blog atau website anda. Setelah kerjasama terjalin, anda bisa mendapat bayaran dari setiap pengunjung yang mengklik iklan atau dikenal pay per click.

Selain pay per click, adapula bentuk lain dari iklan yang ditawarkan oleh pihak AdSense, yakni referral dan AdSense for search. AdSense for search mewajibkan pemilik blog atau website memasang kotak pencarian pada laman mereka. Sedangkan referral mendapatkan bayaran dari pengunjung yang mengklik iklan berlanjut atas hasil kesepakatan dengan pihak Google.

Aturan baru dari Google tentu saja membantu para blogger menambah pundi-pundi pendapatan. Pasalnya aturan ini telah mengizinkan pemilik untuk menaruh 2 iklan AdSense pada satu halaman yang sama. Hanya saja aturan dasarnya tetap sama, yakni perihal perizinan unit iklan pada laman blog. Setiap blog hanya boleh menaruh 3 konten, 2 penelusuran dan 3 tautan pada satu halaman.
Bolehkah Memasang AdSense dari Akun Berbeda pada Satu Halaman

Menilik widget standar yang disediakan oleh pengaturan blog, ada beberapa pilihan dari penempatan iklan pada laman blog. Pembagian tersebut terlihat jelas pada penjelasan dibawah ini:

1. Iklan ditampilkan di bagian bawah
Anda tentu kerap melihat beberapa blog sengaja menautkan iklan pada akhir postingan atau tepatnya di bawah kalimat terakhir. Default widget blog menyediakan hal tersebut guna mempermudah pengelola blog sekaligus pembaca. Iklan pada bagian akhir membuat fokus pembaca tidak terbagi pada beberapa iklan yang bersliweran di bagian terpenting dari postingan.

2. Iklan di bagian samping
Tak hanya di bagian akhir postingan, bagian samping juga bisa dimanfaatkan untuk menaruh beberapa iklan. Bagian samping dinilai proporsional untuk tampilan sekaligus meningkatkan keingintahuan pembaca akan iklan tersebut. Banyak blogger yang menerapkan hal ini, sebab tak hanya rapi tapi juga lebih persuasif menarik minat pembaca.

3. Iklan di bawah postingan dan di samping
Jumlah iklan maksimal yang bisa muncul pada pilihan ini adalah 2 iklan AdSense per halaman. Jika dibandingkan dengan cara pertama dan kedua yang kemungkinan hanya menampilkan 1 iklan saja, tentu ini menjadi pilihan tepat. Terutama untuk para blogger yang ingin membagi rata pendapatan setiap kontributor yang memiliki andil pada laman mereka.


Cara memasang AdSense yang sesuai di blog


Setiap kontributor yang terpaut pada satu halaman tentu memiliki hak yang sama pada pembayaran. Semua tergantung pada para pengunjung yang mengklik tautan dan iklan tersebut atau menuju pada laman iklan mereka. Pada dasarnya ada beberapa cara mudah untuk meningkatkan pendapatan pada semua akun AdSense di halaman website atau blog yang sama, yaitu:

1. Melakukan rotasi iklan
Cara ini paling sering dan mudah dilakukan oleh para blogger maupun pemilik website. Mereka acapkali merotasi iklan yang ditampilkan pada laman blog atau situs website bersangkutan. Hal ini untuk membagi rata pendapatan setiap kontributor iklan AdSense yang satu dengan lainnya. Blogger dapat menggunakan server penayangan untuk iklan seperti Google DFP.

Biasanya blogger akan mempertimbangkan jumlah impresi atau klik yang didapatkan oleh akun AdSense. Sebelumnya antara blogger dan pemilik akun AdSense sudah melakukan kesepakatan tentang jumlah impresi. Akun AdSense juga hanya mendapat bayaran sesuai dengan jumlah per klik iklan dari para pengunjung yang mampir ke laman tersebut.

2. Ditayangkan secara bersama-sama
Selain cara diatas, rupanya ada cara lainnya untuk meningkatkan pendapatan para kontributor di laman website ataupun blog. Anda bisa memasang semuanya secara bersamaan, dengan memanfaatkan unit iklan kontributor. Misalnya saja, anda memiliki 3 kontributor aktif pada laman tersebut, maka pasang 1 kontributor pada laman iklan dan 2 pada bagian tautan.

Dengan begini, semua kontributor yang memiliki andil pada halaman anda bisa mendapatkan penghasilan yang sama. Setiap kontributor mendapatkan peluang yang sama dari masing-masing pengunjung untuk diklik. Tinggal bagaimana anda mengatur tampilan halaman agar terkesan menarik dan terkesan persuasif di mata para pengunjung.

3. Bergabung sebagai mitra host
Bila 2 cara diatas terbilang mudah, maka cara ini termasuk gampang-gampang susah. Menjadi mitra host dari Google AdSense tak semudah membalik telapak tangan. Ada begitu banyak proses dan tahapan yang harus dilalui saat mendaftar. Tak semua pendaftar pula akan disetujui sebagai mitra host, sebab traffic blog maupun situs website harus diatas 100.000 tayang setiap harinya.

Mungkin tak menjadi masalah untuk situs website dan blog yang sudah populer, tetapi bagaimana dengan blog dan website anda? Apakah sudah memenuhi persyaratan tersebut untuk meningkatkan pendapatan dari Google AdSense? Kesulitan tersebut rupanya sebanding dengan pendapatan yang bisa diraup setiap bulannya dari pihak Google sendiri.