Cara Membuat Unit Iklan Google DFP


Kepanjangan dari DFP adalah Double Click for Publisher. Ini merupakan platform penayangan iklan, yang sekaligus juga bisa memudahkan pengelolaan iklan tersebut. DFP ini merupakan salah satu alternatif terbaik yang bisa dipilih oleh para penerbit iklan adsense yang belum mempunyai akun adsense non hosted.


Syarat Agar Bisa Menggunakan Google DFP


Pada dasarnya, DFP merupakan aplikasi atau tool online gratis yang memang disediakan oleh google. Fungsi dari DFP ini adalah untuk memfasilitasi para penerbit iklan supaya mereka bisa mengelola iklannya dengan lebih baik lagi. Aplikasi ini bisa langsung digunakan dengan cara mengunjungi halaman utama DFP terlebih dahulu.

Namun sayangnya, tidak semua penerbit iklan, yang kemudian bisa kita sebut sebagai publisher ini bisa memanfaatkan aplikasi tersebut. Mengapa demikian? Karena ada 2 syarat yang harus mereka penuhi supaya mereka bisa mengakses fasilitas google DFP ini. Adapun kedua syarat yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Sudah menjadi penerbit iklan atau publisher Google Adsense, entah itu akun adsense hosted ataupun adsense non hosted

2. Proses login ke halaman utama DFP menggunakan email serta password yang sama dengan yang Anda gunakan ketika mengakses akun adsense Anda tersebut
Cara Membuat Unit Iklan Google DFP

Cara Mudah Membuat Unit Iklan Google DFP


Jika Anda sudah memenuhi kedua syarat yang telah disebutkan di atas, maka Anda sudah bisa membuat unit iklan Google DFP. Membuat unit iklan Google DFP ini sebenarnya mudah, namun, jika Anda masih belum tahu mengenai hal ini, Anda bisa memperhatikan sekaligus mengikuti langkah-langkah yang ada di bawah ini:

1. Silahkan Anda masuk atau login ke dashboard DFP, dan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, gunakan email dan password adsense milik Anda saat login seperti ini

2. Setelah Anda berhasil login ke dashboard DFP, silahkan Anda lakukan pengaturan zona waktu, negara berikut dengan mata uang yang Anda inginkan, kemudian langsung klik Yes sebagai tanda bahwa Anda setuju dengan ketentuannya

3. Jika sudah, Anda bisa langsung pilih menu Inventory, kemudian klik Ad Units lalu pilih New Ads Unit untuk membuat unit iklan yang baru

4. Di sini Anda perlu membuat iklan dengan cara mengisikan kode dan juga nama iklan yang dimaksud, lengkap dengan keterangan sekaligus juga ukuran iklan. Begitu Anda sudah selesai mengisi semua form yang ada di New Ad Unit ini, Anda bisa langsung klik Save

5. Begitu Anda selesai menyimpan data iklan tadi, Anda bisa klik Inventory lagi, kemudian klik nama iklan yang baru saja Anda buat, lalu pilih Generate Tags

6. Setelah Anda memilih Generate Tags, Anda akan melihat adanya 2 kolom yang berisikan kode. Silahkan Anda copy scripts yang ada di kolom pertama, kemudian paste-kan di blog Anda dengan posisi di bawah <head> namun sebelum </head>

7. Kemudian untuk kolom yang kedua, silahkan Anda copy juga lalu paste-kan di tempat iklan yang Anda inginkan

Jika Anda sudah selesai dengan semua langkah-langkah di atas, hal yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah menunggu iklan tersebut muncul. Bila ternyata iklan malah tidak muncul, Anda perlu mengecek kembali apakah tempat Anda mem-paste kode scripts tadi sudah benar ataukah belum. Jika ternyata belum, Anda perlu membenahinya.

Maka dari itu, supaya Anda tidak perlu bekerja dua kali seperti ini gara-gara iklannya tidak muncul, Anda harus teliti saat menempatkan kode tadi. Jika kode ini sampai salah, akibatnya ya bisa seperti itu, iklan tidak akan muncul.

Jenis Iklan yang Dikelola DFP


Ada 3 jenis iklan yang bisa dikelola oleh DFP ini, yang pertama adalah Iklan Google Adsense. DFP bisa membantu mengelola iklan Google Adsense tersebut supaya kinerjanya bisa lebih baik dengan cara memilih iklan yang relevan tetapi juga mempunyai nilai konversi klik yang tinggi sehingga pendapatan publishernya meningkat.

Jenis iklan yang kedua adalah Other Add Network. Sama seperti sebelumnya, DFP juga lebih memprioritaskan iklan yang nilai konversinya lebih tinggi sehingga pendapatan publisher bisa meningkat.

Adapun jenis iklan yang ketiga adalah iklan Mandiri yang berasal dari para advertiser. Jadi, DFP juga mempunyai fasilitas yang berguna untuk menginventaris iklan mandiri yang Anda punya, mengelola gambar, video atau banner masing-masing iklan yang bersangkutan dan lain-lain yang berkenaan dengan iklan.