Faktor Yang Mempengaruhi CTR Adsense


Google Adsense merupakan layanan jasa marketing atau perikalanan pada internet yang dimiliki oleh perusahaan Google, inc. Google adsense dapat dijumpai di berbagai fitur yang menggunakan layanan internet seperti website, blog, youtube, aplikasi android maupun game yang terhubung ke internet. Karena jaringan yang luas inilah google adsense banyak digemari oleh berbagai produsen barang atau jasa untuk mengiklankan produk mereka agar dapat dikenali konsumen, terutama perusahaan yang bergerak di dunia digital.

Selain menawarkan banyak keuntungan bagi pengguna layanannya, google adsense menawarkan keuntungan yang cukup besar bagi etiap client yang mau memasang iklan adsense di halaman webnya. Dengan memasang iklan adsense di website Anda akan mendapat bayaran dari Google. Besarnya bayaran yang Anda dapatkan akan bergantung kepada bebrapa hal seperti RPM, CPM, CTR, CPC dan eCPM.


Mengenal Istilah CTR Adsense


Dalam kerjasamanya dengan publisher adsense, Google menerapkan perhitungan CTR (Click Through Rate). CTR merupakan presentase perbandingan atau rasio dari jumlah iklan yang di klik pengunjung dengan jumlah iklan yang ditampilkan. Sebagai contoh jika halaman web Anda menampilkan iklan adsense sebanyak 1000 kali dan ada 30 pengunjung yang mengklik iklan adsense tersebut maka CTR Anda adalah 30 klik dibanding 1000 tayangan iklan atau 30:1000. Perbandingan ini kemudian diubah ke dalam bentuk persen menjadi 3%.

Terdapat berbagai pendapat mengenai nilai CTR yang wajar, beberapa orang menyebutkan 1-3% namun ada juga yang menyebutkan 1-5%. Yang jelas semakin tinggi nilai CTR Anda maka semakin bagus. Namun jika CTR Anda memiliki nilai di atas 5% maka hal ini dapat membuat Google curiga dan akan memeriksa web Anda. Jika mereka menemukan kecurangan dalam CTR maka nama web Anda dapat ditaruh dalam daftar hitam atau blacklist, sehingga Anda tidak akan bisa lagi menjadi publisher google adsense. Selain nilai CTR yang terlalu tinggi, nilai CTR yang terlalu rendah atau di bawah 1 juga dapat bermasalah karena bayaran Anda sebagai publisher juga bergantung dari tingginya nilai CTR.
Berbagai Faktor Yang Mempengaruhi CTR Adsense

Berbagai Faktor Yang Mempengaruhi CTR Adsense


1. Topik
Website yang memiliki konten yang berkaitan dengan iklan adsense akan cenderung memiliki CTR yang lebih tinggi daripada web yang memiliki konten tidak berkaitan dengan iklan adsense. Contohnya jika website Anda membahas tentang jenis-jenis celana jeans dan iklan adsense Anda adalah celana jeans maka pengunjung akan cenderung mengklik iklan tersebut dibanding jika iklan Anda adalah celana jeans tapi konten website Anda membahas manfaat buah naga.

2. Posisi Iklan
Posisi iklan yang strategis dapat membantu Anda untuk mendapatkan nilai CTR yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan pengunjung dapat dengan jelas melihat iklan tersebut atau malah pengunjung tidak sengaja mengklik iklan terssebut. Posisi iklan yang strategis umunya dalah yang menyatu dengan tulisan di website Anda, dapat berada di atas tulisan, di bawah tulisan maupun di samping tulisan selama hal tersebut tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Google adsense. Namun jangan sekali-kali menaruh di tengah-tengah tulisan, memang iklan akan lebih terlihat tetapi hal ini dapat mengganggu pembaca dan menyebabkan website Anda terlihat buruk dan hanya ingin cari untung.

3. Momen Istimewa

Pada hari-hari perayaan tertentu pasti konsumen memiliki perilaku yang berbeda dari hari biasanya. Contohnya pada bulan puasa atau mendekati lebaran maka konsumen akan cenderung tertarik dengan barang untuk lebaran misalnya baju koko muslim, mukena, peci atau sjadah. Oleh karena itu jenis iklan yang relevan dengan hal sedang populer akan mendapat CTR lebih banyak.

4. Iklan Saingan

Jika website Anda memiliki lebih dari satu iklan pada satu halaman, maka hal ini dapat mengurangi nilai CTR. Iklan selain iklan adsense dapat menimbulkan persaingan shingga pengunjung dapat saja lebih memilih untuk mengklik iklan yang lain. Selain itu iklan yang banyak akan memperburuk citra website Anda di mata pengunjung.

5. Jenis Pengunjung
Pengunjung setia website umumnya akan jarang untuk mengklik iklan di website Anda karena kemungkinan sudah sering melihat iklan tersebut dan membuka website Anda memang murni ingin membaca tulisan yang Anda buat. Namun pengunjung baru cenderung lebih sering membuka iklan karen adanya rasa penasaran terhadap iklan tersebut.
http://bit.ly/2H3ByLK